July 15, 2010

Menlu: Pusat Pencari Suaka Masih Harus Dibicarakan

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk berkomentar mengenai pusat pencari suaka regional dan masih membutuhkan pembicaraan lebih lanjut.

"Pembicaraan masih perlu dilanjutkan karena kami tidak terfokus dengan pusat pencari suaka regional saja, tetapi kami memiliki pandangan yang lebih luas, yaitu pandangan dalam kerangka kerja regional (regional framework)," kata Menlu RI bersama Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Stephen Smith setelah pertemuan bilateral kedua menteri di Jakarta, Kamis.

Marty Natalegawa menyampaikan kedua negara mencoba untuk membangun kerangka kerja regional, termasuk pendekatan regional dalam menangani masalah penyeludupan manusia dan perdagangan manusia.

"Alasan kami membangun pusat pencari suaka regional untuk mengurangi insentif atau dorongan untuk melakukan penyeludupan manusia dan perdagangan manusia," kata Menludag Australia Stephen Smith dalam kunjungan yang keenam kalinya ke Indonesia.

Ia menyatakan penting untuk membangun pusat pencari suaka regional, namun masih belum memiliki kesepakatan antara negara transit dan negara tujuan.

"Kebijakan in tidak akan berjalan tanpa dukungan dari kawasan, atau dukungan dari UNHCR," tegasnya.

Ia pun setuju dengan Marty, menyatakan bahwa pembicaraan masih berada pada tahap awal dan akan dibahas lebih mendalam pada minggu-minggu mendatang.

Dalam kabinet pemerintah PM Julia Gillard, Stephen Smith menjabat dua kementerian, kementerian luar negeri dan perdagangan, dan kunjungan kali ini merupakan pertama kalinya saat menjabat sebagai menteri perdagangan.

Kunjungan Menlu Australia kali ini memiliki jadwal yang penuh, antara lain menghadiri peresmian sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri, di Balaraja, Banten, Kamis pagi, kemudian pertemuan bilateral dengan Menlu RI, lalu setelah makan siang di Kementerian Luar Negeri, Stephen melanjutkan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu.

Diskusi dengan Menlu Marty Natalegawa berkisar masalah transnasional, seperti penyeludupan manusia dan perdagangan manusia, masalah ekstradisi, masalah perlindungan konsuler dan masalah pencemaran minyak, yaitu masalah tumpahan minyak dari kilang minyak Montara milik Australia hingga Celah Timor di selatan laut Indonesia.

Stephen Smith, yang tiba pada Rabu malam, dijadwalkan kembali ke negaranya malam ini.

Source : http://antaranews.com/berita/1279189110/menlu-pusat-pencari-suaka-masih-harus-dibicarakan

No comments:

Post a Comment